SEPULUH SEKOLAH DI LOMBOK BARAT JADI CONTOH SPAB

Oleh : HENRI | Kamis 03 Desember 2020 | 05:41 WITA
Share :

Dikbud Lombok Barat, 1 Desember 2020 -- Bupati Kabupaten Lombok Barat (Kab.Lobar) H. Fauzan Khalid mengapresiasi kegiatan program Yayasan Plan Internasional Indonesia yang menjadikan 10 sekolah di Lobar sebagai contoh penyelenggaraan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal tersebut disampaikannya ketika membuka Sosialisasi Peraturan Gubernur No. 63 Tahun 2020 tentang SPAB di Provinsi NTB dan Peraturan Bupati No. 24 Tahun 2020 tentang Satuan Pendidikan Ramah Anak, bertempat di Hotel Jayakarta, Selasa,(1/12).

Dengan dijadikannya 10 sekolah ini menjadi project percontohan SPAB ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi sekolah yang lain.

Dalam sambutannya di hadapan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lobar Hairuddin, Project Koordinator Yayasan Plan International Maulina Utaminingsih dan Fasilitator, Bupati Lobar Fauzan Khalid mengatakan bahwa acara ini sangat penting mengingat hal ini untuk memastikan kesiapan suatu satuan pendidikan dimana Lobar merupakan daerah yang sangat rentan terhadap bencana baik itu gempa Bumi, Angin Puting Beliung, longsor dan terlebih sekarang Pandemi Covid-19.

“anak-anak didik kita harus siap baik mengenai pendidikan maupun psikologinya, terutama terkait dengan trauma pada anak terhadap bencana yang dialaminya dan menjadi kewajiban kita untuk mengatasi trauma tersebut,”. Terangnya.

Bupati Fauzan berharap 10 sekolah percontohan ini dapat menjadi sekolah imbas agar sekolah yang lain bisa belajar dan mencontohnya.

Maulina utaminingsih selaku project Koordinator Yayasan Plan International selaku yayasan yang berada dibawah naungan UNICEF, sosialisasi ini merupakan program terakhir yayasan Plan di NTB dan akan berlangsung selama 4 hari.

Untuk diketahui seluruh program kegiatan Yayasan Plan dimulai usai bencana gempa bumi Lombok tanggal 2 Oktober 2019 dan akan berakhir 30 Desember 2020 mendatang.

Lebih jauh maulina mengatakan kesepuluh sekolah yang menjadi project percontohan SPAB ini ada di kecamatan Batu Layar, Labuapi, Gerung, Lingsar dan Gunung Sari. Program-program yang dilakukan yaitu penyerahan paket sekolah, pelatihan fasilitator SPAB, Baseline (Penilaian awal) dan Endline (Penilaian Akhir) untuk mengetahui perkembangan program SPAB di sekolah sasaran.