PENYERAHAN SURAT TANDA TAMAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (STTPP) CALON KEPALA SEKOLAH TK, SD DAN SMP KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2020

Oleh : ADMINISTRATOR | Selasa 13 Juli 2021 | 05:54 WITA
Share :

Giri Menang, Gerung - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat bersama Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid menyerahkan sertifikat Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) Diklat Calon Kepala Sekolah TK, SD dan SMP di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021 di Aula Aruna Hotel Senggigi, Senin (12/7).

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah mendukung kami di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Lobar untuk melaksanakan diklat bagi calon kepala sekolah dari jenjang TK, SD dan SMP," ujar Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dikbud Lobar H. Akhmad Sujai.

Dia menyebut, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah bahwa untuk pengangkatan menjadi kepala sekolah seorang kepala sekolah harus dan telah memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP).

Dengan mempertimbangkan peraturan Mendikbud tersebut Dikbud Lobar melaksanakan penjaringan dan mempersiapkan kompetensi calon kepala sekolah untuk memantapkan wawasan, pengetahuan, sikap, nilai dan keterampilan dalam memimpin sekolah dengan melakukan beberapa tahapan.

"Kita melakukan seleksi administrasi tahun 2019 yang diikuti oleh 140 guru dari jenjang TK, SD dan SMP. Dan dinyatakan lulus administrasi sebanyak 130 guru. Kemudian dilanjutkan ke seleksi substansi yang diikuti sebanyak 79 guru dari jenjang TK satu orang, SD sebanyak 64 orang dan SMP sebanyak 14 orang. Semuanya dinyatakan lulus 100 persen," terangnya.

Dia menambahkan, dari 79 peserta, sembilan di antaranya dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Sementara itu, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid mengatakan, hari ini bisa bersilaturahmi dalam rangka memberikan sertifikat terhadap para calon kepala sekolah setelah melakukan pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah.

"Tadi disampaikan ada yang tidak lulus dan mengundurkan diri, tetapi alhamdulillah banyak calon kepala sekolah kita yang lulus. Dan bahkan mendapatkan predikat dengan kelulusan yang sangat memuaskan," tutur bupati bangga.

Diklat kepala sekolah kata dia, dimaksudkan bukan untuk mengajari dan mendahului, tetapi lebih banyak dimaksudkan berbagi pengalaman, teori dan mendiskusikan teori-teori itu sehingga diharapkan ketika menjadi kepala sekolah tidak hanya teori tetapi prakteknya.

"Pelatihan pendidikan di samping dilakukan di ruangan dan juga lebih baik diusahakan dilakukan di outdoor karena pembelajaran lebih terasa. Bahkan interaksi lebih kuat dan bisa menarik perilaku seseorang," harapnya.

"Selamat kepada calon kepala sekolah yang telah melakukan pendidikan dan pelatihan yang dinyatakan lulus, lebih-lebih kepada calon kepala sekolah yang lulus dengan memuaskan sehingga memajukan pendidikan di Kabupaten Lombok Barat," tutupnya.

Hadir pada kesempatan itu Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan, Pejabat LPMP Provinsi NTB, Kadis Dikbud Lobar H. Nasrun, Kadis BKD-PSDM Lobar Syahrudin, serta Ketua PGRI Lobar Tajudin.