“SOSIALISASI PELESTARIAN CAGAR BUDAYA DI KABUPATEN LOMBOK BARAT”.

Oleh : HENRI | Selasa 17 Juli 2018 | 06:14 WITA
Share :

Gerung, Dikbud Lobar --- Kamis (12/7), Kegiatan Sosialisasi Pelestarian Cagar Budaya dengan narasumber yang berasal dari Museum Nusa Tenggara Barat dan para peserta  yang terdiri dari para Budayawan, Tokoh Adat, Pemilik/pengelola Cagar Budaya di wilayah Kabupaten Lombok Barat, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, Kegiatan ini merupakan realisasi dari program Kerja Bidang Pembinaan Kebudayaan Dikbud Lobar tahun anggaran 2018.

Kegiatan Sosialisasi Pelestarian Cagar Budaya ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan masyarakat tentang makna dan nilai-nilai penting upaya pelestarian Cagar Budaya dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, H. Nasrun, S.Pd.,MM. Dalam sambutan beliau sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini, karena sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait Perawatan dan Pelestarian Cagar Budaya yang ada di Kabupaten Lombok Barat.

Dalam Paparannya Ibu Dra. Gunarti selaku pejabat fungsional Museum NTB menuturkan “Pelestarian cagar budaya daerah menjadi  semakin  penting, karena merupakan bukti-bukti sejarah daerah yang otentik, yang kelestariannya selalu terancam bencana  kerusakan. Pelestarian  cagar  budaya adalah tuntutan sejarah bangsa, karena mengandung  nilai-nilai  sosial-budaya yang merupakan pesan-pesan sejarah yang dapat dijadikan guru sejarah dan pelestarian cagar budaya daerah adalah bagian penting dari pembangunan ketahanan budaya daerah, karena  pelestarian  cagar  budaya  tidak  hanya  sekedar  melestarikan fisik benda atau bangunannya bersama lingkungan alam di sekitarnya, tetapi  sekaligus  juga  melestarikan nilai-nilai sosial-budaya  yang  dikandungnya,  yang  merupakan  kapital  yang tidak ternilai harganya”.

Kegiatan ini sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat mengetahui pentingnya perlindungan hukum yang mereka dapatkan apabila benda warisan budaya yang mereka miliki menjadi Cagar Budaya. Selain itu dalam kegiatan sosialisasi ini para peserta juga dapat menginformasikan tentang potensi kepurbakalaan di wilayah mereka, sehingga pemerintah daerah dan masyarakat dapat memahami dan ikut berpartisipasi dalam upaya pelestariannya, yang berdasarkan Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.