Tema : Bupati Suhaili Minta Guru Tingkatkan Kualitas
SMA Asundanlusi anggini NPSN :0987673636849030 Nopember 2016 05:35:42
Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir, SH., MM memohon semua guru yang ada di daerah ini untuk tingkatkan kwalitas serta semangat dedikasi untuk membuahkan generasi cerdas serta berkwalitas. Hal itu disingkapkan Bupati Suhaili kala menghadiri upacara apel bendera peringatan Hari KORPRI ke-45 serta HUT PGRI ke-71, yang diikuti beberapa ribu guru serta pegawai negeri sipil di Lapangan Mujur Kecamatan Praya Timur, Jumat (25/11/2016). Bupati mengatakan, Kabupaten Lombok Tengah sampai sekarang masih tetap kekurangan guru di tiap-tiap tahapan pendidikan. Tetapi, kwalitas guru yang ada saat ini juga butuh untuk ditingkatkan. “Dari sisi jumlah ataupun kwalitas, kita masih tetap kekurangan. Karenanya, saya berharap beberapa guru tingkatkan komptensinya untuk penambahan kwalitas pendidikan yang tambah baik lagi, ” kata Suhaili. Membacakan sambutan Menteri Pendidikan serta Kebudayaan RI, Bupati Lombok Tengah HM Suhaili menerangkan, guru punyai peran yang sangat mulia serta sangat strategis. “Berbanggalah jadi seseorang guru. Sebab di tangan beberapa Guru, Pamong, serta Tenaga Kependidikan, hari esok bangsa kita jadi taruhan, ” ucap Suhaili. Mulai sejak diputuskan Undang-Undang Nomer 14 Th. 2005, mengenai Guru serta Dosen, jadi dengan cara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja profesional. Tetapi bukanlah bermakna sebelumnya itu beberapa guru bekerja dengan cara tak profesional. Mesti disadari kalau sampai saat ini profesionalisme guru di Indonesia masih tetap belum penuhi harapan. Masih dibutuhkan upaya-upaya yang lebih keras supaya pekerjaan guru di Negara kita benar-benar sebagai pekerjaan professional di periode yang akandatang. Pemerintah sampai kini udah mengusahakan beberapa hal supaya beberapa guru jadi lebih profesional. Tetapi usaha itu bakal percuma belaka tanpa ada hasrat keras dari pihak guru tersebut. Pemerintah udah berkemauan tingkatkan kesejahteraan guru lewat pemberian tunjangan profesi serta tunjangan spesial buat guru yang telah bersertifikat pendidik. “Saya mengharapkan hal tersebut berimplikasi riil buat perbaikan kompetensi serta kemampuan guru, dibuktikan dengan doa selamat penambahan mutu sistem serta hasil belajar siswa. Ke depan butuh selekasnya dirumuskan kebijakan, supaya beberapa tunjangan profesi guru dapat diinvestasikan buat penambahan kemampuan guru lewat program kursus serta usaha guru belajar mandiri, ” Profesionalisme guru, terutama terkait dengan pengembangan keprofesian serta kariernya semakin senantiasa ditumbuhkembangkan. Sebagian kebijakan strategis untuk membuat guru yang profesional, sejahtera, bermartabat, serta terproteksi tengah serta selalu dikerjakan oleh pemerintah di semuanya tingkatan. Penambahan profesionalisme guru jadi salah satunya dari lima agenda paling utama pembangunan pendidikan nasional. Disamping itu, Ketua PGRI Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Dipta sebagai Ketua Panitia mengemukakan, pihaknya berniat mengerjakan puncak peringatan HUT KORPRI serta PGRI di Praya Timur. Lantaran mendapat inspirasi aktivitas pemerintah daerah yang juga sering dikerjakan sampai ke pelosok-pelosok desa, bukan cuma di kantor bupati ataupun pendopo. Mengenai topik peringatan HUT PGRI th. ini, bagaimana tingkatkan kesadaran kolektif guru untuk tingkatkan mutu pendidikan di Lombok Tengah, termasuk juga Guru Tak Tetap (GTT) yang keberadaanya sekarang benar-benar menopang. " Jumlah GTT di tiap-tiap sekolah mencapi 3 hingga 4 orang. Kehadiran mereka benar-benar menopang aktivitas belajar mengajar di sekolah, ” kata Dipta. Pada puncak peringatan KORPRI serta PGRI ini, di isi dengan juga pemberian santunan anak yatim serta piatu di daerah ini, di kecamatan Praya Timur yang telah terdata 487 anak. Keseluruhan jumlah dana yang terkumpul untuk aktivitas santunan ini sebesar Rp31 juta lebih, serta diserahkan dengan cara simbolis oleh Bupati HM Suhaili FT
 Send Message Replay